Kamis, 11 Juni 2015

Minyak Belalang Dewa



Minyak Belalang Dewa Kami menyediakan minyak Belalang Dewa, berbagai khasiat yg terkandung dalam sebotol minyak ini. Minyak ini boleh disapu pada bagian yang luka atau dapat juga minum. in sha Allah dengan izin Allah penyakit anda dapat disembuhkan.


Rabu, 03 September 2014

Perkhidmatan Ambulan Swasta / Ambulance Services / SP Ambulans

Perkhidmatan SP AMBULANCE

  • Penghantaran Pesakit
    - Dari Hospital ke rumah 
    - Dari rumah ke Hospital / Klinik rawatan susulan (follow-up)
    - Ke seluruh Semenanjung Malaysia
  • Ambulance Standby
    -Sport
    -Even
    -Family Day
  • Home Nursing (Bed Sponging, CBD/Ryle’s tube/Dressing/IV Drip)
  • Membekal peralatan perawatan pesakit di rumah
    (ripple mattress, katil Hospital, wheelchair dan lain-lain)
Alamat: Taman Peruda Sungai Petani Kedah
Call : 012 5587 536 (Pak Cot)
         012 5611 036 (Yat)

SP Ambulan
SP Ambulance
SP Ambulans

Minggu, 17 Agustus 2014

PERKHIDMATAN SP AMBULANCE


PERKHIDMATAN SP AMBULANCE
  • Penghantaran Pesakit
    - Dari Hospital ke rumah 
    - Dari rumah ke Hospital / Klinik rawatan susulan (follow-up)
    - Ke seluruh Semenanjung Malaysia
  • Ambulance Standby
  • Home Nursing (Tukar CBD/Ryle’s tube/Dressing/IV Drip)
  • Membekal peralatan perawatan pesakit di rumah
    (ripped mattress, katil Hospital, wheelchair dan lain-lain)
Alamat: Taman Peruda Sungai Petani Kedah
Call : 012 5587 536

MAB THIRTY ENTERPRISE


MAB THIRTY ENTERPRISE  (KC0012178-V)

Menyediakan Khidmat:
  • Awning/Bumbung    
  • Grill    
  • Polycarbonate Roof
  • Pagar/Gate    
  • Wrought Iron Grill    
  • Upah Cat Rumah
  • dll berkaitan kerja besi
MUHAMMAD NIDZAMULHAYAT
012 5611036


Alamat: Taman Peruda Sungai Petani Kedah

Selasa, 12 Agustus 2014

Salam Aidil Fitri 1435 H

Assalamu Alaikum warohmatullah wabarokatuh.... Apa kabar kawan2 semua...
bagaimana dengan hari aidil fitri kawan2 semua...? semoga penuh makna dan menjadikan kita semakin bertaqwa kepada Allah. Sudah lama rasanya tidak membuka blog ini...hmmm untung tadi ada teman yg nyinggung2 masalah website, trus ane jadi teringat blog ini yg dah lama gk ane update.

Apa-apapun semoga kawan2 semuanya sehat dan dalam keridhaan Allah selalu.
selamat aidil fitri juga utk semuanya ya...
oh iya...kawan2 yg belum puasa syawal ayo dong segera memulai puasanya... 6 hari saja kok.
Besar lho ganjaran yang Allah berikan kepada hamba yg puasa Ramadhan kemudian di ikuti dg puasa 6 hari di bulan syawal.
 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

tuh...dengar sendirikan hadits Rasulullah di atas... ganjarannya bagaikan berpuasa setahun penuh.. Mampu gk kawan2 puasa setahun penuh tanpa putus...?

ayo di mulai puasa syawalnya... Jgn lupa juga utk terus mendoakan saudara2 kita yg terzalimi di Palestin, Iraq, Syam, Rohingnya dan belahan bumi lainnya...

Wassalam

Selasa, 27 Mei 2014

65 Tahun Merangkak Ke Masjid

Terdapat dalam sebuah hadith shahih yg Diriwayatkan oleh Abu Sa'id r.a bahawa Rasulullah SAW bersabda, " Apabila kamu melihat seseorang yg selalu ke masjid mk hendaklah kamu bersaksi atas keimanannya." lalu Baginda SAW membaca ayat Quran yg berikut:

" Sesungguhnya yg memakmurkan masjid-masjid Allah (yakni yg menghidupkan amalan dalamnya) ialah orang yg beriman kpd Allah SWT & hari akhirat....." (S. At -Taubah:18)

Syeikh Abdullah Al-Asiri yang lumpuh anggota badannya sejak dilahirkan. Bukan sekadar solat subuh berjemaah tetapi setiap lima waktu solat beliau akan berulang alik ke masjid dgn merangkak.

Beliau tinggal di salah satu perkampungan terpencil di Selatan Alazizia, Arab Saudi. Kini, walau pun umurnya telah mencecah tua 76 tahun ditambah dgn kecacatan tubuhnya namun beliau masih mampu berulang alik ke masjid dgn merangkak. Beliau telah berbuat demikian selama hampir 65 tahun berulang alik untuk solat berjemaah di masjid di tempatnya.

Beliaulah sebenarnya “Ar-Rijal” yg disebutkan oleh Allah dan Rasulullah yg syarat terhasil sifat ini dengan sentiasa hati “mualaqul bil masaajid” terpaut pada masjid.

Semoga Allah swt memberi kekuatan bagi kita untuk istiqamah di dlm melaksanakan solat lima waktu dgn berjemaah. Insyaallah.

** Renung sejenak diri kita, sempurna sifat fizikal dari atas ke bawah… tetapi adakah kita menyahut seruan untuk ke rumah Allah setiap kali azan dilaungkan. Kita mempunyai kenderaan untuk kemana shj.. tetapi brp kali kenderaan kita itu menghantar kita ke rumah Allah… bandingkan nikmat yg Allah beri pada kita dgn Syeikh Abdullah Al-Asiri, tidakkah kita seharusnya lebih bersyukur **

Dan sesungguhnya Kami telah menetapkan kamu (dan memberi kuasa) dibumi, dan Kami jadikan untuk kamu padanya (berbagai jalan) penghidupan (supaya kamu bersyukur, tetapi) amat SEDIKIT kamu yang bersyukur. ** Al A’raf :10..

Mudah2an kita adalah di antara yang sedikit itu...

Ringan di Lisan Berat di Timbangan سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم



Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua buah kalimat yang ringan di lisan namun berat di dalam timbangan, dan keduanya dicintai oleh ar-Rahman, yaitu ‘Subhanallahi wabihamdihi, subhanallahil ‘azhim’.” (HR. Bukhari [7573] dan Muslim [2694])

Syaikh al-Utsaimin rahimahullah menerangkan, “Kedua kalimat ini merupakan penyebab kecintaan Allah kepada seorang hamba.” Beliau juga berpesan, “Wahai hamba Allah, sering-seringlah mengucapkan dua kalimat ini. Ucapkanlah keduanya secara kontinyu, karena kedua kalimat ini berat di dalam timbangan (amal) dan dicintai oleh ar-Rahman, sedangkan keduanya sama sekali tidak merugikanmu sedikitpun sementara keduanya sangat ringan diucapkan oleh lisan, ‘Subhanallahi wabihamdih, subhanallahil ‘azhim’. Maka sudah semestinya setiap insan mengucapkan dzikir itu dan memperbanyaknya.” (Syarh Riyadh as-Shalihin, 3/446).


Di dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Selasa, 05 November 2013

Mana satu masjid Al Aqsa

Apa Yang dimaksud Masjid al Aqsha?
Oleh: Syeikh Raid Shalah (Ketua Harakah Islam di wilayah Palestina 48)


Saya menemukan ketidakfahaman dan ketidaktahuan pada sebagian (besar) umat Islam tentang apa yang dimaksud dengan Masjid Al Aqsha Al Mubarok? berapa luasnya? dan bangunan apa saja yang ada di dalamnya?

Ketidaktahuan Umat tentang hal ini sudah barang tentu merupakan sebuah fenomena yang menyedihkan. Dari banyak perjalanan yang saya lalui, apakah selama menunaikan ibadah Haji, atau keikutsertaan saya dalam konferensi-konferensi Islam, dan interaksi dengan berbagai elemen Umat baik di musim Haji maupun Umrah, saya punya kesimpulan bahwa kaum Muslimin masih memiliki pemahaman yang salah tentang Masjid Al Aqsha.

Sebagian mereka menyangka bahwa Qubah As Shokhrah (Dome of The Rock atau masjid berkubah kuning emas) adalah al Aqsha. Sebagian lagi mengira, bahwa Mushalla Al Marwani adalah bangunan tersendiri, bukan merupakan bagian dan tidak ada kaitanya sama sekali dengan al Aqsha al mubarok. Sebagian lagi bahkan kebingungan ketika mendengar istilah “al Aqsha al Mubarak” dan istilah “al Aqsha Al Qadim” (al Aqsha Kuno).


Karenanya saya pikir adalah sesuatu yang urgen dan mendesak untuk mengangkat dan menjelaskan permasalahan ini. Tidak bisa dianggap wajar jika seorang muslim atau seorang arab ketika dia tidak mengetahui yang mana al Aqsha, karena ketidak tahuan terhadap hakikat Masjid al Aqsa adalah awal yang memilukan bagi (ancaman) hilangnya al Aqsha al Mubarak.

Sebaliknya, mengetahui dan memahami dengan baik (hakikat Masjid al Aqsha) merupakan prasyarat mutlak demi terwujudnya kesucian, kemuliaan dan kemerdekaan al Aqsha al Mubarok, meski orang-orang kafir pasti tidak menyukainya. Karena itu, saya bertanya kepada diri saya pribadi dan kepada Kaum Muslimin, “Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan al Aqsha al Mubarok itu?”



Mujiruddin Al Hanbali (seorang Alim yang lahir di kota Al Quds dan merupakan keturunan dari Abdullah Ibn Umar Ibn Khattab*) dalam kitabnya Al Anas Al Jalil (sebuah buku yang secara panjang lebar menerangkan tentang sejarah Baitul Maqdis sejak didirikannya hingga tahun 900 H/1494 M dan merupakan referensi paling lengkap tentang kehidupan ilmiah pada masa Dinasti Ayub dan Raja-raja Mamluk.

**Dia katakan: “ Yang populer dikalangan masyarakat bahwa al Aqsha dalam konteks kiblat yaitu keseluruhan bangunan ditengah-tengah Masjid yang di dalamnya terdapat mimbar dan mihrab besar. Padahal sesungguhnya yang dimaksud al Aqsha adalah

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...